Bekerja dan Beramal

Sepagi ini, jalanan sudah ramai. Setelah turun dari angkot, Saya bergegas masuk stasiun dan terdengarlah pemberitahuan, “Jalur 4, kereta menuju Tanah Abang akan segera diberangkatkan”. Deg, itu kan kereta yang harus saya naiki. Ada teman saya yang sudah menunggu di dalam kereta itu. Refleks saya berlari menerobos peron dan rel, tanpa sadar bahwa akan ada kereta masuk di jalur 2teriakan petugas tak sempat saya hiraukan, hanya terpikir untuk segera naik kereta jalur 4. Hup, saya loncat naik, tak peduli lantai kereta itu kotor.

Pintu kereta segera tertutup begitu saya masuk dan mencari dimana teman saya duduk. Tentu saja bangku lainnya sudah penuh. untunglah temanku ini membawa kursi plastik lipat, lumayan bisa duduk walau hanya sampai stasiun Citayam.

Waktu itu yang saya tau kalau orang yang naik kereta itu kebanyakan turun di cawang atau tebet. Setelah lewat kedua stasiun ini, kereta biasanya menjadi lapang. Tapi kok sampai Stasiun manggarai masih penuh ya…. Dan jawabannya saya temukan di stasiun Sudirman. HAMPIR semua penumpang turun di sini. untuk keluar stasiun saja perlu antri naik eskalator menuju jalan Sudirman. Eskalator ini berjalan lambat sekali, saking banyaknya orang yang naik.

Trotoarnya panjang..dan ada pembatasnya..dan ada polisinya. Untung saja saya menemukan Kopaja 19 yang saya tau akan melewati tempat saya bekerja di daerah Kebayoran Baru.

Kontrak sepuluh hari kerja akan dimulai hari ini.

Bismillahirrahmanirrahim..

 

Leave a Comment